“Allahumma tawwi umurana fi ta’atika wa ta’ati rasulika waj’alna min ibadikas salihina”

Posts tagged “larutan

PEMBUATAN SUSU KEDELAI TIDAK LANGU

Susu kedelai merupakan salah satu hasil pengolahan dari komoditas kedelai yang sangat diminati oleh masyarakat.  Selain bergizi tinggi, susu kedelai dan kembang tahu juga lezat untuk dinikmati merupakan teknologi yang bersumber dari Badan Litbang pertanian dan LIPI Subang. Metoda yang diterapkan pada verifikasi tersebut adalah metoda dengan perendaman dalam baking soda selama 15 menit dan metoda perendaman dalam air biasa selama semalam.

inovasi teknologi yang digunakan :

a. Persiapan Bahan Baku  : kedelai yang bersih dan sehat serta masih segar/baru.

b. Metoda Perendaman Dalam Baking Soda selama 15 menit

      Bahan :      –     Kedelai 1 kg

          Gula pasir 7 ons

          Baking Soda 0.25-0.5%

          Garam secukupnya

          Air 10 liter

          Tepung agar 1%

      Alat    :       –    Blender

          Panci

          Sendok Sayur

          Tirisan

          Kain Saring

          Corong

          Botol

      Cara Kerja:

  1. Bersihkan kedelai dari kotoran yang ada
  2. Rendam dalam larutan baking soda selama 15 menit dengan perbandingan larutan perendam : Kedelai = 3 : 1
  3. Didihkan rendaman kedelai, tiriskan dan buang kulitnya serta dibilas bersih.
  4. Giling kedelai dengan ditambah air mendidih sedikit demi sedikit
  5. Bubur kedelai ditambah dengan air mendidih sehingga jumlah air secara keseluruhan 10 liter (termasuk tambahan air sewaktu penggilingan)
  6. Tambahkan gula dan diaduk sampai larut
  7. Bubur kedelai disaring (filtratnya disebut susu kedelai mentah)
  8. Dipanaskan kembali sampai mendidih, tambahkan tepung agar 1% sambil diaduk. Api dikecilkan dan dibiarkan dalam api kecil selama 20 menit, angkat.
  9. Susu siap dikonsumsi.

c. Metoda Perendaman Semalam Dalam Air Biasa

      Bahan :       

 –     Kedelai 1 kg                     

          Gula pasir 5-7 ons

          Garam secukupnya

          Air 8 liter

          Tepung agar 1%

      Alat    :         

 –    Blender

          Panci

          Sendok Sayur

          Tirisan

          Kain Saring

          Corong

          Botol

      Cara Kerja:

  1. Bersihkan kedelai dari kotoran yang ada
  2. Cuci kedelai dan rebus 15 menit
  3. Rendam dengan air rebusan 1 malam
  4. Tiriskan, kupas kulit dan cuci bersih
  5. Giling kedelai dengan dicampur sedikit demi sedikit air panas
  6. Tambahkan air panas 8 liter (termasuk untuk menggiling kedelai) dan tambahkan gula
  7. Panaskan bubur kedelai tersebut selama 15 menit pada suhu 80°C sambil ditambahkan tepung agar 1 % dan diaduk
  8. Bubur kedelai disaring
  9. Panaskan kembali 15 menit (suhu 80°C) sambil ditambahkan tepung agar 1 % diaduk
  10. 10. Susu siap dibotolkan atau dikonsumsi.

Hasil

Pada kegiatan optimasi teknologi dilakukan pengamatan terhadap mutu fisik susu kedelai (bau, rasa, warna dan ada tidaknya endapan). Untuk lebih jelasnya mutu fisik susu kedelai dapat dilihat Tabel 1. Dari Tabel 1.  dapat dilihat bahwa mutu fisik susu kedelai pada optimasi teknologi memperlihatkan hasil yang baik karena sudah memenuhi standar mutu SNI 01 – 3830 -1995.

Tabel 1. Mutu fisik  susu  kedelai pada metoda perendaman dengan  baking soda  dan

              Perendaman semalam dengan air biasa.

  No Perlakuan Uji organoleptik
Bau dan rasa Warna Endapan
1. Perendaman dalam larutan  baking soda Normal  tidak langu

Rasa enak

Putih cerah Tidak ada  endapan
2. Perendaman semalam dengan air biasa Normal  tidak langu

Rasa enak

Putih agak kusam Tidak ada  endapan

Disamping mutu fisik juga dilakukan pengamatan terhadap kesukaan konsumen terhadap rasa susu kedelai dengan uji organoleptik. Dari 15 orang responden yang diuji semuanya menyatakan lebih suka terhadap rasa susu kedelai yang dibuat dengan metoda perendaman dalam larutan baking soda dibandingkan dengan metoda perendaman semalam, karena mempunyai rasa enak, warna putih cerah dan proses pembuatannya lebih cepat (perendaman hanya 15 menit).

Iklan

LARUTAN GARAM UNTUK KURANGI RASA ASIN PADA IKAN ASIN

Benarkah larutan garam dapat mengurangi rasa asin pada ikan asin  jauh lebih banyak dibandingkan dengan hanya merendam ikan asin di dalam air biasa?

Memang benar, untuk mengurangi rasa asin di dalam ikan asin, Anda bisa menggunakan larutan air garam yang hangat. Hanya, dengan kadar garam yang lebih rendah, dibandingkan dengan kadar garam yang terkandung di dalam ikan asin. Biasanya, untuk 1 kg ikan asin, menggunakan perbandingan air : garam sebesar 2 L air : 1 sdm garam. Dengan cara ini, garam dari ikan asin lebih mudah tertarik dan larut ke dalam air garam, dibandingkan hanya sekadar direndam di dalam air hangat saja.

Dr. Ir. Nuri Andarwulan, M.Si.

 

 

 


BAGAIMANA ES KRIM TERBENTUK (SECARA FISIK)

Pembuatan es krim sebenarnya sederhana saja, yakni mencampurkan bahan-bahan dan kemudian mendinginkannya. Air murni pada tekanan 1 atmosfer akan membeku pada suhu 0ºC. Namun, bila ke dalam air dilarutkan zat lain, titik beku air akan menurun. Jadi, untuk membekukan adonan es krim pun memerlukan suhu di bawah 0ºC. Misalkan adonan es krim dimasukkan dalam wadah logam, kemudian di ruang antara ember kayu dan wadah logam dimasukkan es.

Awalnya, suhu es itu akan kurang dari 0ºC (coba cek hal ini dengan mengukur suhu es yang keluar dari lemari pendingin). Namun, permukaan es yang berkontak langsung dengan udara akan segera naik suhunya mencapai 0ºC dan sebagiannya akan mencair. Suhu campuran es dan air tadi akan tetap 0ºC selama esnya belum semuanya mencair. Seperti disebut di atas, jelas campuran es krim tidak membeku pada suhu 0ºC akibat sifat koligatif penurunan titik beku.

Bila ditaburkan sedikit garam ke campuran es dan air tadi, kita mendapatkan hal yang berbeda. Air lelehan es dengan segera akan melarutkan garam yang kita taburkan. Dengan demikian, kristal es akan terapung di larutan garam. Karena larutan garam akan mempunyai titik beku yang lebih rendah dari 0ºC, es akan turun suhunya sampai titik beku air garam tercapai. Dengan kata lain, campuran es krim tadi dikelilingi oleh larutan garam yang temperaturnya lebih rendah dari 0ºC sehingga adonan es krim itu akan dapat membeku.

Tetapi, kalau campuran itu hanya dibiarkan saja mendingin tidak akan dihasilkan es krim, melainkan gumpalan padat dan rapat berisi kristal-kristal es yang tidak akan enak kalau dimakan. Bila diinginkan es krim yang enak di mulut, selama proses pembekuan tadi adonan harus diguncang-guncang. Pengocokan atau pengadukan campuran selama proses pembekuan merupakan kunci dalam pembuatan es krim yang baik.


Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 143 pengikut lainnya

Tulisan Terakhir

Mohon maaf jika artikel yang di sajikan berasal dari banyak sumber, sumber yang masih utuh saya tampilkan sumber aslinya, tapi seringkali saya lupa, mohon di maafkan. saya coba perbaiki terus kualitas dan kuantitas blog ini.