“Allahumma tawwi umurana fi ta’atika wa ta’ati rasulika waj’alna min ibadikas salihina”

FILM INSPIRATIF

I AM SAM (Lucy In the Sky with Diamonds)

Picture yourself in a boat on a river,
With tangerine trees and marmalade skies
Somebody calls you, you answer quite slowly,
A girl with kaleidoscope eyes.
Cellophane flowers of yellow and green,
Towering over your head.
Look for the girl with the sun in her eyes,
And she’s gone.

Lucy in the sky with diamonds
.

Follow her down to a bridge by a fountain
Where rocking horse people eat marshmellow pies,
Everyone smiles as you drift past the flowers,
That grow so incredibly high.
Newspaper taxis appear on the shore,
Waiting to take you away.
Climb in the back with your head in the clouds,
And you’re gone.

Lucy in the sky with diamonds,

Picture yourself on a train in a station,
With plasticine porters with looking glass ties,
Suddenly someone is there at the turnstyle,
The girl with the kaleidoscope eyes.

I am sam

Film ini bercerita tentang Sam Dawson, seorang single father penyandang developmental disability dengan kecerdasan setara anak usia 7 tahun, dalam perjuangannya demi memperoleh hak asuh putrinya, Lucy. Sebuah film yang amat sederhana, tanpa intrik, tanpa bom, bahkan bisa dibilang tanpa seorang tokoh antagonis pun. Akan tetapi, di balik kesederhanaannya itulah saya menemukan sejumlah keistimewaan…

Film ini bisa jadi film pertama, dan masih satu-satunya yang membuat saya begitu terharu hingga menitikkan air mata. Agak aneh juga karena sebenarnya scene nangis bombay di film ini tidaklah sebanyak film India atau Setantron™ Indonesia. Tapi setiap kali Lucy mengatakan “other daddy never brings his child to the park”, atau saat Sam mengajari Lucy membaca “I want you to read the word because it makes me happy”, tiga kali saya menonton film ini, tiga kali juga saya tidak kuasa untuk berlinang air mata.

Sean Penn, sebagai Sam Dawson, berperan sangat cemerlang sebagai penyandang cacat mental, ia menangkap setiap emosi dengan sempurna, bisa dilihat dari tatapan matanya, cara dia berjalan hingga gaya bicaranya, penjiwaan yang mendekati sempurna. Kabarnya ia melakukan riset ke L.A. Goal, sebuah panti rehabilitasi bagi penderita keterbelakangan mental, di mana dua dari empat aktor yang memerankan kawan-kawan Sam juga berasal dari panti ini.

Michelle Pfeiffer, sebagai Rita Harrison, di satu sisi juga bermain amat bagus, sebagai seorang pengacara cerdas, cantik, dan selalu memenangkan perkaranya, namun sekaligus merasakan kekosongan hidup, di tengah harta yang melimpah dan kesuksesan dari her so called city life.

Akan tetapi daya tarik utama film ini adalah Dakota Fanning!!! Di usianya yang baru 7 tahun ia memperlihatkan kualitas akting yang Joshua atau Dea Imut tidak bisa perlihatkan. Ia tidak kelihatan canggung menghadapi kesenioran Sean Penn, dan menggambarkan karakter Lucy dengan sangat kuat.

I am Sam bagi saya sebuah masterpiece, sebuah cerita yang menyentuh, dan terasa sangat dekat dengan kehidupan kita. Saya tidak tahu apakah ada pengaruh dari sentuhan seorang perempuan (Director/co-writer Jessie Nelson) dalam menghasilkan film yang mengharuskan pemirsanya menggunakan hati kecil mereka dalam menyaksikan film ini.

Sinematografi film ini sendiri sungguh “tidak biasa” bahkan bisa dikatakan “luar biasa”. Kameranya goyang-goyang, muter-muter ndak jelas, zoomingnya motong, dan editingnya terkesan ‘seenaknya’. Tapi justru kena dan masuk ke karakter dan mood Sam. Teknik kamera gendong, tanpa crane atau alat penopang mekanis apapun di film ini justru jadi daya tarik tersendiri.

Lagu-lagu The Beatles mengiringi di setiap suasana, mengarahkan mood cerita. Meskipun yang diputar di film ini hanya Cover Version yang dibawakan musisi-musisi lain, berhubung budget film ini tidak mencukupi untuk membeli lisensi lagu yang kabarnya mencapai 300.000 dolar per lagu itu. Mungkin tidaklah cukup untuk menggantikan nuansa Beatle yang asli, tapi cukup memberi warna tersendiri dalam film ini. Yang jelas kita bisa merasakan betapa dahsyatnya makna dari lirik-lirik lagu The Beatles di film ini.

Pesan yang dibawa film ini cukup jelas, dan banyak. Kita, sebagai penonton, bisa menjadi siapa saja di film ini,
bisa jadi seorang pengacara yang sukses dan kaya raya tapi gagal menjadi seorang ibu bagi anaknya,
bisa jadi seorang yang pernah punya pengalaman buruk dengan ayahnya sendiri, namun tetap berusaha sebisanya membantu seorang ayah yang sedang kesusahan,
bisa jadi seorang teman yang siap membela dengan cara apapun jua,
bisa jadi seorang anak yang membuat kesalahan, karena pernah merasa malu dengan keadaan ayahnya, menyesal, dan akhirnya menyadari arti kasih sayang,
bisa jadi seorang di luar sana, yang dengan piciknya merendahkan dan mempertanyakan kemampuan orang tua lain,
dan tentunya bisa jadi Sam…

And who am I? In this case I am Sam. I want to be a good father for my daughter, a worthy father, a proper father… I may not be a perfect father, in which I have so many flaws. However at least I will, I have to, I must do whatever necessary to be a good father, with a decent values not to be doctrinated, but to be modelled. Hopefully.


RANG DE BASANTI

RANG DE BASANTI


Tanggal Rilis :26 January 2006

Jenis Film :Action | Comedy | Drama

Diperankan Oleh :Aamir Khan

Ringkasan Cerita FILM RANG DE BASANTI :

Seorang pembuat film asal Inggris Sue McKinley (Alice Patten) secara tidak sengaja menemukan buku harian milik sang kakek yang sempat bekerja sebagai petugas penjara Inggris di masa gerakan kemerdekaan India.

Di buku harian tersebut, Sue mendapatkan lima tokoh pejuang kemerdekaan yang membuatnya tertarik. Ia memutuskan untuk menuangkan kisah kelimanya dalam sebuah film, dan langsung bertolak ke India. Berkat bantuan sahabatnya Sonia (Soha Ali Khan), Sue berhasil merekrut empat orang India.

Meski Daljit (Aamir Khan), Karan Singhania (Siddarth Narayan), Aslam (Kunal Kapoor), dan Sukhi (Sharman Joshi) tidak terlalu antusias, Sue berhasil meyakinkan mereka untuk ikut berpartisipasi. Belakangan, seorang politisi Laxman Pandey (Atul Kulkarni) yang anti-muslim ikut bergabung.

Setelah sempat terjadi konflik, kelimanya baru sadar bahwa kejadian yang dialami oleh tokoh yang mereka perankan ternyata masih terjadi hingga di masa sekarang. Puncaknya ketika Ajay Singh Rathod (R Madhavan) tunangan Sonia tewas saat pesawatnya mengalami kecelakaan.

Dengan cepat, pihak pemerintah menyebut kalau kejadian itu disebabkan oleh kelalaian pilot sehingga penyelidikan tidak perlu diperpanjang. Namun, Sonia dan kawan-kawan yang tahu kelihaian Rathod saat menerbangkan pesawat menolak klaim pemerintah.

Bahkan, dengan berani mereka menyebut Rathod mengorbankan nyawanya untuk menyelamatkan orang-orang di kota yang bisa terkena reruntuhan pesawat seandainya dirinya memilih untuk lebih menyelamatkan diri sendiri.

Pelan-pelan semuanya mulai terkuak, kecelakaan disebabkan oleh korupsi yang dilakukan Menteri Pertahanan (Mohan Agashe) yang menukar mesin pesawat dengan barang murah. Puncaknya terjadi ketika protes mereka ditanggapi secara keras oleh kepolisian.

[IMDb rating : 8.3/10]

[Awards : Nominated for BAFTA Film Award. Another 16 wins & 18 nominations ]

[Production Co : ROMP, UTV Motion Pictures]

[IMDb link : http://www.imdb.com/title/tt0405508/]


FILM TAARE ZAMEEN PAR (2007)

FILM TAARE ZAMEEN PAR (2007)


Tanggal Rilis : 21 December 2007 (Canada)

Jenis Film : Drama

Diperankan Oleh : Darsheel Safary, Aamir Khan and Tanay Chheda

Ringkasan Cerita FILM TAARE ZAMEEN PAR (2007) :Ini dia salah satu film karya negeri India. Taare Zameen Par [2007] merupakan film yang cocok untuk ditonton untuk anak-anak dan keluarga karena film ini mengajarkan moral yang baik. Untuk versi luarnya judul film ini adalah Like Stars on Earth. Seperti halnya film yang fenomenal kemarin, 3 Idiots, film ini juga menceritakan mengenai pendidikan. Bercerita mengenai nilai nilai pendidikan yang ada. Yang pasti film ini rekomendasi untuk ditonton.

Film Taare Zameen Par bercerita tentang seorang anak kelas 3 setingkat SD yang idiots, yang bernama Ishaan Nandkishore Awasthi susah menangkap perintah dan kata-kata orang lain dan setiap kata-kata dan tulisan yang dilihatnya seolah-olah tulisannya itu seperti menari-nari. Sekolah yang dirasakan terasa sangat sulit. susah untuk mengerjakan pelajaran.

Orang tuanya selalu menekan dia untuk selalu belajar sesuai dengan orang normal yang lainnya. Ketika dia salah orang tua selalu memarahinya. Orang tuanya tidak tahu kondisi yang terjadi kepadanya. Selama sekolah Ishaan juga menjadi bahan ejekan temen-temenya. Bahkan gurunya pun juga sering memarahinya karena dia mempunyai kekurangan tersebut. Mengetahui kondisi tersebut orang tuanya malah mendaftarkan anaknya untuk mengikuti program asrama.

Di Asrama, datang seorang guru kesenian pengganti sementara yang bernaman Ram Shankar Nikumbh (Aamir Khan). Guru baru ini mempunyai cara mendidik yang baru. tidak seperti guru lain yang mengikuti norma yang ada dalam mendidik anak-anak, Ram membuat mereka berpikir keluar dari buku-buku, di luar empat dinding kelas dan imajinasi mereka. Setiap anak di kelas merespon dengan antusiasme yang besar kecuali Ishaan. Ram menyadari bahwa Ishaan menderita penyakit penderitaan anak diseleksia.

Ram kemudian berusaha untuk memahami Ishaan dan masalah-masalahnya. Dia membuat orang tua dan guru Ishaan lainnya menyadari bahwa Ishaan bukan anak yang abnormal, tetapi anak yang sangat khusus dengan bakat sendiri. Dengan waktu, kesabaran dan perawatan Ram berhasil dalam mendorong tingkat kepercayaan Ishaan. Dia membantu Ishaan dalam mengatasi masalah pelajarannya dan kembali menemukan kepercayaan yang hilang.

Film ini disutradarai langsung oleh Aamir Khan. Pesan moral yang disampaikan dari film ini adalah selama proses pendidikan dan kehidupan, biarkan menjadi diri sendiri. Jangan menjadikan kesuksesan dan posisi dalam masyarakat menjadi patokan. Biarkan berkarya sesuai dengan dirinya sendiri karena bakat dan kemampuan seseorang itu berbeda-beda. Selain itu, orang tua harus tahu kondisi perkembangan anaknya. Jangan terlalu memaksakan kepada anaknya.

[IMDb rating : 8.3/10]

[Awards : 11 wins & 12 nominations]

[Production Co : Aamir Khan Productions, PVR Pictures]

[IMDb link : http://www.imdb.com/title/tt0986264]


FILM GOOD WILL HUNTING (1997)

FILM GOOD WILL HUNTING (1997)


Tanggal Rilis : 9 January 1998 (USA)

Jenis Film : Drama

Diperankan Oleh : Robin Williams, Matt Damon and Ben Affleck


Ringkasan Cerita FILM GOOD WILL HUNTING (1997) :

Will Hunting (Matt Damon) adalah seorang pemuda genius yang memiliki masa lalu kelam. Selama 20 tahun, Matt hidup dalam kondisi kesepian dan kesendirian. Dia memang memiliki tiga orang sahabat yang selalu menemaninya, namun dalam hatinya, dia menyimpan ketakutan masa lalu. Dia bekerja sebagai cleaning service di MIT, Amerika Serikat. Secara diam-diam, dia berhasil memecahkan sebuah soal tantangan Prof.Gerald yang sebetulnya diberikan kepada muridnya.

Kampus menjadi heboh ketika tahu-tahu soal super sulit tersebut berhasil dipecahkan. Namun tidak ada yang tahu siapa orang pintar itu. Hingga akhirnya secara tak sengaja, Prof.Gerald, memergoki Will tengah menyelesaikan soal lain di papan tulis koridor kampus. Will yang kepergok langsung memutuskan berhenti bekerja.

Karena masa lalu yang buruk, Will dewasa mudah sekali terpacu emosi (namun bukan brutal), bersama temannya dia memukuli, gerombolan yang baru saja mengganggu seorang wanita. Will semakin kesal ketika tahu bahwa ketua berandalan tsb adalah orang yang sejak kecil suka mengganggunya.

Will ditangkap polisi dan harus mengikuti sidang. Disini kecerdasan Will ditantang. Ternyata bukan sekali itu saja Will melakukan tindakan pemukulan. Dikarenakan argumentasinya yang cerdas, Will selalu bebas. Di tempat lain, dia sempat membuat malu pemuda sok pintar, ketika sahabatnya -Ben Affleck hendak mendekati seorang mahasiswi MIT. Ben yang terpojok, segera mendapat bantuan Will yang sepertinya tahu segala hal itu. Di sana pula ia berkenalan dengan Spy, cewek pintar yang lalu ia cintai.

Banyak sekali adegan-adegan yang menunjukkan betapa pintarnya Will Hunting. Misalnya saja ketika dia harus penghadapi beberapa psikiater yang ditunjuk oleh Prof.Gerald. Prof.gerald yang merasa kepintaran Will akan sangat berjasa bagi dunia, mencoba membujuk Will agar bekerja pada pemerintah. Namun bukan itu yang Will inginkan.

Ia mengerti banyak hal ketika bertemu Robin William, psikiater ke-6 yang direkomendasi Prof.Gerald. Pada awalnya hubungan mereka sudah terlihat menarik. Walau tetap terjadi konflik kecil. Robin berusaha membuat Will agar menumpahkan segala kesedihan masa lalunya. Dan itu sangat sulit sekali. Hingga akhirnya benteng pertahanan Will hancur. Adegan Will menangis dipelukan Robin sangat menyayat hati.

[IMDb rating : 8.1/10]

[Awards : Top 250 #186 | Won 2 Oscars. Another 16 wins & 35 nominations]

[Production Co : Be Gentlemen Limited Partnership, Lawrence Bender Productions]

[IMDb link : http://www.imdb.com/title/tt0119217]


Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 141 pengikut lainnya

Tulisan Terakhir

Mohon maaf jika artikel yang di sajikan berasal dari banyak sumber, sumber yang masih utuh saya tampilkan sumber aslinya, tapi seringkali saya lupa, mohon di maafkan. saya coba perbaiki terus kualitas dan kuantitas blog ini.