“Allahumma tawwi umurana fi ta’atika wa ta’ati rasulika waj’alna min ibadikas salihina”

7 TAHUN

7 TAHUN

Masa muda adalah sebuah inti dari diri ini untuk membangun sebuah masa depan. Masa muda adalah sebuah masa dimana membuat kesalahan dan segera memperbaikinya sebelum menyesali segalanya. Menjadi baik itu penting, tapi diri ini tidak akan mampu menilai baik jika kita tidak mampu menilai seberapa buruknya masa lalu yang telah diselesaikan. Membuat kesalahan perlu, namun semua ada batasnya itulah yang sering dikatakan bahwa nakal itu boleh asal tidak merusak dan merugikan orang lain.

    Banyak kawan bertanya mengapa saya lulus begitu lama? 7 tahun tepat lamanya, tapi menurut regulasi yang ada masa kelulusan di transkrip saya adalah 6 tahun 11 bulan Karena tidak pernah ada yg lulus 6 tahun 12 bulan alias wafat di DO. Mengapa 7 tahun? Sebuah kejujuran dihati terdalam saya sangat menikmati 7 tahun itu dan saya ingin selalu kehidupan saya di 7 tahun itu. Lantas apakah saya salah memilih untuk sekian lama?

Terjatuh lalu bangkit, tercurangi lalu membalas kasih, menolong tapi tak berbalas budi, belajar lalu bersyukur saat mampu berkarya, berjanji kasih namun hanya untuk teringkari, dihina dengan rela untuk membentuk jiwa yang kaya pembuktian nanti, terus mencoba walaupun tertatih-tatih demi mendapat maha ilmu pengalaman ,,yah semua itu untuk mencapai derajat hati yang semakin tinggi, menggapai derajat ilmu yang bergemuruh dan menggaliderajat akhlak sebagai karunia ilahi yang mutlak.

    Tujuh tahun, bukanlah sebuah waktu yang singkat namun sungguh kurasa amat singkat. Ilmu Allah tidak terbatas, sunggu nista jiwa dan akalku jika berpuas diri dengan waktu singkat kan sekedar mengetahuinya. Tidak, tujuanku belajar dan kuliah bukanlah sekadar sebuah nilai tiga koma sekian dan waktu 3,5-4 tahun, ada yang lebih tinggi lagi yakni kemanfaatan ilmu. Maha raja dalam diriku adalah hatiku, apapun titahnya akan selalu dilaksanakan oleh mahapatih pikiranku. Saat hatiku berkata belum, belum cukup,,, maka pikiranku akan selalu mencari dan mencari hingga tercukupi segalanya. Tujuh tahun yang kulalui menjadi terasa singkat.

    “Bekerja adalah sebuah hal yang mudah jika hati dan pikiranku telah kaya”, itulah ujar kata hatiku. Semua akan menghargai ilmuku, akan menghargai etiketku, akan menghargai daya juangku dan akan menghargai pengalaman hidup yang menempaku. Waktu 3,5-4 tahun akan terbeli dengan ijazah dan senyum terindah orang tua. Waktu 7 tahun akan tertebus dengan hati tanpa keegoisan dan pengalaman berbagai ilmu kehidupan. Ilmu sangat mudah dicari namun sangat sulit dibagi, lantas untuk apakah ilmu yang kawan cari? Untuk dibawa matikah?

    Berbisnis? Mengapa tidak, Menjadi praktisi industry? Saya juga punya bekal, memulai dari bawah? Mental saya siap, Menjadi leader yang baik? Saya telah mengalaminya juga. Lantas apa yang kawan tertawakan mengenai 7 tahun diriku yang katanya telah kubuang sia-sia?

    Lulusan 7 tahun tidak mampu unjuk gigi dan bekerja?

    Dari sekian lamaran yang saya lempar dalam waktu 3 bulan, saya telah dipanggi 6 perusahaan. Sejumlah 2 perusahaan saya tolak dengan menurunkan nilai karena tidak ada waktu khusus untuk jumatan, 1 perusahaan hingga mencapai tahap akhir outbound, 1 perusahaan karena tidak mendapat ijin orang tua keluar pulau, 1 gagal di opsi wawancara karena ada kandidat yang lebih punya experience kerja dan yang terakhir adalah tempat saya bekerja. Cukup waktu bagi saya untuk 3 bulan menganggur kawan, seorang mahasiswa 7 tahun lulus yang tak berbekal ijazah dalam mencari kerja. Hati saya telah memutuskan untuk menentukan hidup pada takdir kehidupan, jika dalam 4 bulan saya tidak bekerja, saya akan menjadi bisnisman handal, namun jika saya dalam waktu 3 bulan telah diterima kerja saya akan menjadi praktisi yang handal dan akan saya buktikan bahwa lulusan 7 tahun mampu bekerja dengan baik dengan ilmu dan pengalaman yang telah kugapai.

    

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 139 pengikut lainnya

Tulisan Terakhir

Mohon maaf jika artikel yang di sajikan berasal dari banyak sumber, sumber yang masih utuh saya tampilkan sumber aslinya, tapi seringkali saya lupa, mohon di maafkan. saya coba perbaiki terus kualitas dan kuantitas blog ini.
%d blogger menyukai ini: