“Allahumma tawwi umurana fi ta’atika wa ta’ati rasulika waj’alna min ibadikas salihina”

Adakah waktumu untukku?

Adakah waktumu untukku?

Waktu itu kau sibuk dengan laptopmu, hingga kutanya, apa itu ayah? Katamu sedang bekerja dengan ‘laptop’, istilah yang baru kutahu di usiaku. Waktu kemudian kau sibuk dengan ‘tab’mu lalu kutanya, sedang apa ayah? Katamu sedang belanja ‘elektronik’ online. Baru juga kutahu istilah ‘elektronik’ dan aku masih susah mengejanya

Mamaku sibuk dengan androidnya dan kutanya, apa itu mama? Katamu lagi sibuk dengan bbm baru android…lalu twiteran…Wa-an dan ngerumpi dengan teman-temanmu…semuanyapun kata-kata aneh yang belum juga kumengerti walau bisa mengucapnya. Beberapa waktu kemudian kau sibuk dengan smart phone yang lain, kutanya sedang apa mama? katamu buka ‘facebook’ dan kutanya apa itu ‘face-book’ hingga kau susah menjawabnya karena sibuk update status…

Akupun akhirnya disibukkan saja dengan segunung mainanku atau tivi yang selalu menyala di depanku…hingga terkadang jadi marah sendiri dengan teknologi itu yang telah merampas hak hakku…kurasa… Aku juga terkadang jadi bingung dan tak mengerti walau saat ini memang banyak sekali yang belum bisa kupahami….mana prioritasmu?

Aku atau gadgetmu?

Aku butuh pelukanmu, bermain denganmu, membantumu memasak, mencuci, melakukan hal-hal aktif bersamamu itu saja. Idealnya inginku setiap hari bersamamu hanya kutahu itu mungkin tak mungkin…hingga harapku hanya terkadang bisa denganmu ‘utuh’ selama beberapa menit saja….hingga di menit-menit itu…hanya aku di matamu…hingga aku di dekapmu, di pelukmu, dalam hangat ciummu…hingga kutahu cintamu untukku dan benar-benar sambung rasaku…getar jiwaku bersamamu….ayah mamaku…Hingga senyummu candamu dan kasih sayangmu lekat dalam memori kecilku dan…hingga kulewatkan masa kecilku dan hari-hari indah bahagia bersamamu….

Kami yang senantiasa membutuhkanmu di masa perkembangan ini dan akan selalu menyayangimu
‘Be wise’

(Anak-anakmu)

dikutip dari wall bu Wenny “saya ucapkan terimakasih untuk izin sharenya”

Iklan

One response

  1. Kemajuan teknologi dapat menyebabkan yang dekat menjadi jauh, dan yang jauh menjadi dekat….

    2 November 2013 pukul 17:21

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 139 pengikut lainnya

Tulisan Terakhir

Mohon maaf jika artikel yang di sajikan berasal dari banyak sumber, sumber yang masih utuh saya tampilkan sumber aslinya, tapi seringkali saya lupa, mohon di maafkan. saya coba perbaiki terus kualitas dan kuantitas blog ini.
%d blogger menyukai ini: