“Allahumma tawwi umurana fi ta’atika wa ta’ati rasulika waj’alna min ibadikas salihina”

Rosella Merah, Lambang Era Baru Divisi Kewirausahaan Himalogista-UB

Rosella Merah, Lambang Era Baru Divisi Kewirausahaan Himalogista-UB

(oleh-oleh cerita dari fun-gista 2012)


    Hari minggu, 18 maret 2012, menjadi sebuah kejutan dimana saat acara fun-gista yang menjadi representasi rasa syukur himalogista (Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian-Universitas Brawijaya) atas segala sepak terjangnya selama 13 tahun ini, ada suatu hal yang baru ditunjukkan salah satu stan bazar yang terletak berada di sudut acara fun-gista tersebut. Stand tersebut menjual berbagai macam produk, tapi hal menariknya adalah menjual aneka produk olahan rosella merah seperti jelly drink rosella merah, roti selai rosella merah dan manisan rosella merah. Stand tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah milik divisi kewirausahaan himalogista 2012. Lantas apa menariknya?

    Divisi kewirausahaan himalogista 2012 selama ini memiliki produk yang menjadi brand image yang selalu dan selalu menjadi andalan disetiap ada bazar, pameran dan acara apapun yang diselenggarakan oleh himalogista yaitu jelly drink nanas-wortel yang telah ada sejak tahun 2007. Namun hari minggu itu serasa berbeda saat teman-teman kewirausahaan himalogista menampilkan sesuatu yang lain seperti jelly drink rosella merah. Menurut informasi salah satu staf kewirausahaan himalogista, perubahan ini sebagai wujud antisipasi mereka atas melonjaknya harga bahan baku nanas dan wortel sehingga diambil jalan lain dengan membuat varian jelly drink baru dari rosella merah merah. Rosella merah diambil sebagai salah satu varian alternatif rasa dalam jelly drink karena memiliki kandungan antioksidan maupun vitamin C yang tinggi, rasa yang khas dan warna yang bagus. Jelly drink rosella merah tetap memiliki konsep tujuan yang sama seperti jelly drink yang dibuat sebelumnya yaitu jelly drink fungsional yang menyehatkan.

    Ada hal lain yang mengejutkan juga, kalau jelly drink rosella merah merah memanfaatkan sari rosella merah, lantas bagaimana dengan ampas rosella merahnya? Ternyata ampas rosella merah sisa pengolahan jelly drink diolah menjadi produk makanan lain seperti selai rosella merah. Ampas rosella merah sebagai limbah masih memiliki nilai ekonomis yang tinggi bila dapat diolah kembali sebab memiliki kandungan serat yang tinggi dengan tekstur yang lunak dan sangat cocok untuk dibuat selai. Ampas rosella merah sisa pembuatan jelly drink ternyata dicampur dengan bunga rosella merah yang baru (bukan ampas) untuk mendapatkan warna alaminya yang berwarna merah cerah kemudian dihancurkan dengan blender kemudian ditambahkan gula selanjutnya dilakukan proses penyelaian. Selai rosella merah merah tersebut disajikan di dalam roti bakar rosella merah yang juga dijual dalam acara tersebut dan rasanya tidak jauh berbeda dengan roti selai yang telah beredar di pasaran.

    Tidak hanya selai rosella merah yang memanfaatkan ampas dari bunga rosella merah sisa pemanfaatan pembuatan jelly drink, ternyata ampas bunga rosella merah juga dimanfaatkan menjadi produk benilai ekonomis seperti manisan rosella merah, proses pembuatannya dengan cara mencampur ampas bunga rosella merah dan gula yang kemudian dipanaskan hingga menjadi manisan semi basah. Rasa manisan bunga rosella merah buatan kewirausahaan himalogista sangatlah menggoda selera. “manis-manis asam, seru rasanya, baru kali ini saya mencoba manisan yang terbuat dari rosella merah, mungkin kemasannya bisa dibuat lebih menarik lagi”, ujar salah satu pembeli yang sedang menikmati manisan rosella merah bersama teman-temannya yang juga penasaran dengan produk inovasi kewirausahaan himalogista itu.

Dari segi kesehatan, ternyata Rosela mempunyai manfaat untuk pencegahan penyakit. Menurut penelitian Ballitas Malang, bunga rosella, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal (juicy), misalnya Rosela Merah berguna untuk mencegah penyakit Kanker dan Radang, mengendalikan tekanan darah, melancarkan peredaran darah dan melancarkan buang air besar. Kelopak bunga tersebut mengandung vitamin C, vitamin A, dan asam amino. Asam amino yang diperlukan tubuh, 18 diantaranya terdapat dalam kelopak bunga Rosela, termasuk arginin dan legnin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh. Selain itu, Rosela juga mengandung protein dan kalsium.

    Kewirausahaan himalogista juga menampilkan produk unik lain yaitu onde-onde ketan hitam, bentuknya memang onde-onde plus biji wijen seperti biasanya, namun warna kulit onde-onde biasanya putih keemasan sekarang menjadi hitam. “ini bukan onde-onde gosong mas, tapi onde-onde ketan hitam”, celetuk salah satu penjaga stand kewirausahaan himalogista. “ini buat belajar membuat onde-onde ketan hitam butuh waktu 1 minggu buat coba-coba resep biar rasanya senikmat ini”, ujar Windra, salah satu staff kewirausahaan himalogista Universitas Brawijaya Malang yang merupakan pembuat onde-onde ketan hitam ini. “mungkin lain waktu akan saya kembangkan dengan aneka rasa, kemarin saya coba pakai isi kacang merah, tapi rasanya masih aneh”, lanjut Windra sembari tersenyum.

    Inovasi-inovasi baru inilah yang mungkin dapat memacu perkembangan kreatifitas mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Brawijaya yang diwadahi oleh kewirausahaan himalogista UB. Selayaknya memang mahasiswa dipacu berpikir inovatif dan mampu memanfaatkan segala sumberdaya termasuk limbah seperti ampas sari rosella merah untuk dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai ekonomis lebih tinggi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 142 pengikut lainnya

Tulisan Terakhir

Mohon maaf jika artikel yang di sajikan berasal dari banyak sumber, sumber yang masih utuh saya tampilkan sumber aslinya, tapi seringkali saya lupa, mohon di maafkan. saya coba perbaiki terus kualitas dan kuantitas blog ini.
%d blogger menyukai ini: