“Allahumma tawwi umurana fi ta’atika wa ta’ati rasulika waj’alna min ibadikas salihina”

MAHALNYA HARGA SEBUAH IDE

MAHALNYA HARGA SEBUAH IDE


Suatu hari saya pernah jalan ke Ciwalk bersama salah seorang teman saya, pas sedang asyik jalan tiba-tiba teman saya itu tertarik untuk membeli sebuah kacamata yang terpajang di salah satu etalase toko yang ada di sana, akhirnya kami pun masuk untuk menanyakan harga dari kacamata tersebut, ternyata kacamata dengan gagang kayu itu harganya cukup mahal, kalau tidak salah waktu itu di bandrol dengan harga 120 ribu, harga yang lumayan mahal -menurut saya- untuk kacamata yang hanya di pakai buat bergaya itu.

Saya tiba-tiba teringat dengan kejadian yang saya alami itu, ketika semalam nonton acara di Metro TV -kalau tidak salah Economic Challenge- yang menghadirkan 10 pengusaha muda di Indonesia, dimana pada acara semalam dihadirkan 10 orang anak muda -walaupun karena ketiduran, saya hanya sempat melihat profil 3 orang saja- yang berhasil mengembangkan usahanya sesuai dengan bidangnya masing-masing, dan yang lebih membuat saya berdecak kagum, selain omzet yang lumayan besar mereka juga sudah mampu untuk membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Saya tertarik dengan apa yang diceritakan oleh Rizky Kurnia Widiantoko, yang membuat usaha di bidang alas kaki, ketika itu ia hanya iseng-iseng saja menawarkan idenya di sebuah forum online, yang di tawarkan itu IDE nya bukan berupa barang. Tanpa di sangka IDE yang dia tawarkan itu di apresiasi oleh orang-orang, bahkan sudah ada yang memesan barang sekalipun barangnya belum ada, karena apa yang ia jual masih berupa IDE saja. Akhirnya ia pun mulai untuk menjalankan usaha sesuai dengan IDE yang dia miliki tadi.

Kita tentunya sering mengeluh ketika akan membeli suatu barang, lantas barang yang akan kita beli itu harganya mahal -menurut kita- sebab jika sesuai dengan hitung-hitungan kita harga untuk sebuah barang tersebut tentunya tidak akan semahal itu, tapi pernah kah kita berpikir bahwa apa yang akan kita beli itu bukan hanya barang itu saja, tapi juga IDE dari pembuat barang tersebut.

Yah.., ada IDE yang mendasari terciptanya barang tersebut tentunya, dan IDE inilah yang membuat harga dari suatu barang itu bisa mahal, sebab tidak semua orang memiliki IDE seperti itu, contohnya saja anda sebab jika anda memiliki IDE untuk membuat barang tersebut atau bagaimana bisa menghasilkan barang tersebut anda tentunya tidak perlu membelinya, cukup anda buat sendiri. Tapi toh anda juga membeli bukan lantas membuatnya, hal ini membuktikan bahwa ketika anda membeli suatu barang bukan hanya barang itu yang anda beli tapi juga IDE.

Begitupun dengan kejadian yang saya alami itu, saya baru tersadar kenapa kacamata yang menurut saya biasa-biasa saja itu di jual itu harga yang cukup mahal -menurut saya- sebab yang perlu untuk di “hargai” itu adalah IDE dari orang yang membuat kacamata tersebut, sehingga menghasilkan sebuah kacamata yang unik yang berbeda dari yang lain.

So.. IDE itu ternyata mahal, jadi kalau anda punya IDE “jual lah” IDE anda, siapa tahu anda bisa mendapatkan banyak uang dari IDE tersebut…

Iklan

One response

  1. Citra W. Hapsari

    yappp,benar sekali..ide itu mahal

    7 Juni 2011 pukul 18:06

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 139 pengikut lainnya

Tulisan Terakhir

Mohon maaf jika artikel yang di sajikan berasal dari banyak sumber, sumber yang masih utuh saya tampilkan sumber aslinya, tapi seringkali saya lupa, mohon di maafkan. saya coba perbaiki terus kualitas dan kuantitas blog ini.
%d blogger menyukai ini: