“Allahumma tawwi umurana fi ta’atika wa ta’ati rasulika waj’alna min ibadikas salihina”

JANGAN MENGELUH

JANGAN MENGELUH


SEBUAH DIALOG MOTIVASI ALA BOB SADINO DENGAN TUKANG MENGELUH

Kamu : Gimana nih pak kok hidup saya gagal maning gagal maning

Bob Sadino : Lho kok bisa gagal

Kamu : nggak diterima kerja dimana-mana. Apalagi di perusahaan bapak 😀

Bob Sadino : Kalau nggak diterima kerja, usaha donk!

Kamu : Tapi pak saya nggak punya modal buat usaha

Bob Sadino : Hmm..gimana kalu saya kasih kamu pinjeman modal biar jadi orang sukses.

Kamu : Wah makasih Pak! tapi usaha apa ya Pak! saya nggak punya ide

Bob Sadino : Saya sih punya ide usaha yang cocok buat kamu. Mau nggak!

Kamu : Wah terima kasih sekali pak! Tapi gimana kalau idenya nggak cocok.

Bob Sadino : ya dicoba dulu aja (sedang memberikan kata inspirasi)

Kamu : Baiklah Pak akan saya coba! Tapi pak gimana kalau gagal.

Bob Sadino : mau jadi orang sukses harus cari kegagalan, karena kegagalan akan membuat kita belajar untuk masa depan (kata bijak yang patut kita tiru bukan).

Kamu: Ya saya siap pak. Tapi Maaf kalau saya gagal…apa ada keringanan dalam pengembalian modal

Bob Sadino : …

GAMBARAN CIRI ORANG INDONESIA YANG KUAT MENGELUH

Banyak sekali beberapa statemen dari rekan-rekan saya yang saya wawancarai dari beberapa perusahaan di antaranya rata-rata adalah sebagai berikut :

  • Gaji diperusahaan tidak naik-naik
  • Sekarang kerja makin susah
  • Bonus dari perusahaan tidak jelas kriterianya
  • Sebagai staff saya tidak mungkin mendapatkan gaji melebihi Ka.Bagian saya
  • Karena posisi saya di departemen E yang di anggap lebih rendah dari departemen A, walaupun kerja lebih keras lagipun maka gaji dan bonus saya tidak pernah melebihi orang-orang  di departemen A
  • Saya sudah lama bekerja di suatu perusahaan tapi saya hanya begini-begini aja
  • Gaji naik Inflasi naik jadi sama aja tidak naik
  • Saya bingung anak saya mau masuk sekolah pendapatan saya tidak cukup untuk mendaftarkan anak saya masuk sekolah
  • Saya sudah tidak mungkin lagi berkembang di perusahaan saya bekerja karena kemampuan saya sudah kalah dengan kemampuan karyawan-karyawan baru
  • Saya sudah bekerja sekian tahun tapi saya masih belum bisa beli atau kredit rumah
  • Saya sudah kerja sekian tahun tapi saya belum dapat fasilitas mobil dari perusahaan sedangkan karyawan yang lebih baru dari saya sudah mendapatkan mobil inventaris dari perusahaan saya
  • Saya kerjanya lebih berat dari mereka-mereka tapi kenapa pendapatan saya lebih kecil dari mereka yang kerjanya hanya biasa-biasa saja
  • Saya hanya seorang pegawai bagian rumah tangga, pendapatan saya kecil dan saya tidak mungkin lagi bisa berubah
  • Saya kerja pagi pulang malam tapi penghasilan pas-pasan sampai pinggang pegal-pegal setiap hari.
  • Ini yang lebih ironis lagi, Saya belum dapat pekerjaan, sehingga saya dipandang rendah oleh istri dan mertua saya sehingga saya tidak punya harga diri

Dan banyak lagi keluhan dari hasil wawancara saya dengan beberapa karyawan dari berbagai perusahaan terutama dan notabene keluhan-keluhan itu rata-rata sama.

Kemudian saya menyampaikan pertanyaan kepada beberapa mereka diantaranya :

  • Setelah anda mengalami semua itu apa yang anda lakukan ?

Rata-rata jawabannya adalah, saya belum melakukan apapun yang dapat merubah kehidupan mereka, saya hanya  masih berfikir hanya untuk mencari tempat kerja yang lebih baik lagi dari pekerjaan saya yang sekarang.

  • Kenapa anda tidak mencoba membangun usaha apa begitu ?

Jawaban yang rata-rata di lontarkan adalah “saya tidak punya modal untuk membuat usaha begitu juga keahlian saya tidak ada”

  • Kenapa anda tidak mencoba mengajukan kredit ke BANK?

” waduh mas .. saya malas berurusan dengan bank berkaitan dengan birokrasinya  dan saya takut tidak bisa membayar cicilannya”

  • Berapa lama anda kerja diperusahaan anda?

” sudah cukup lama mas”

  • Artinya anda betah dengan kondisi anda saat ini?

” kepepet mas tidak ada kerjaan lain”

  • Kenapa anda tidak mencoba bekerja di dua tempat, pagi di perusahaan A, sore sampai malamnya di perusahaan B?

” diperusahaan saya saja mas jam pulangnya tidak tentu sering bisa sampai malam, mana mungkin saya bisa kerja di dua tempat”

  • Kenapa anda tidak mencoba bergabung dengan perusahan pemasaran jaringan (network marketing), network marketing yang benar-benar murni bukan yang money game atau semi money game, sehingga anda bisa mengatur waktu kapan anda mau kerjakan kapan anda tidak mau kerjakan, sehingga anda bisa mendapatkan penghasilan dan karir di sana?

” waduh mas saya malu, saya tidak bisa ngomong, saya tidak punya waktu, dan segudang alasan lainnya”

  • Sampai kapan anda bertahan di kondisi seperti ini?

” tidak tahulah mas saya tidak bisa memprediksi bisa saja mungkin seumur hidup saya seperti ini terus” ********

Orang-orang ini menurut saya sebenarnya adalah orang yang sangat luar biasa, mereka berani mengorbankan perasaannya, sakit hatinya, kejengkelannya, dan sebagainya yang tidak sesuai dengan keinginan mereka, mereka adalah penjuang tangguh untuk keluarganya, mereka berani mengorbankan sebagian hidupnya hanya untuk mencari nafkah untuk keluarganya yang mungkin hasilnya terkadang pas-pasan bahkan mungkin minus tapi mereka mampu bertahan dan menjalani itu semua, dan mereka mampu bertahan dengan keluhan-keluhannya saat ini.

Ada juga beberapa teman di suatu perusahaan yang sering kali mengeluh saking sering mengeluhnya saya sempat katakan “apa yang telah kamu lakukan” dia kembali menjawab belum ada maka saya hanya berkata, selama anda belum pernah mencoba berbagai solusi maka selamanya anda hanya akan mengeluh saja.

Saya sering katakan dengan teman-teman, menjadi karyawan adalah satu idola mungkin karena kelihatan zona nyamannya, dapat gaji setiap bulan dan resiko kecil akan tetapi kita masih berada di kuadran kiri, untuk membongkar paradigma karyawan dari kuadran kiri agar bisa berpindah di kuadran kanan memerlukan satu perjuangan yang cukup keras ini karena di pengaruhi oleh faktor merasa nyamannya mereka menjadi karyawan. Ada juga beberapa karyawan terkadang ingin berpindah ke kuadran kanan akan tetapi otak, paradigma dan tingkah laku serta sikap dan tindakannya masih berada di kuadran kiri, jelas ini tidak akan bisa membuat kita bisa berpindah kuadran. Pola pikir yang seperti di ungkapkan rekan-rekan saya hanya ingin berpindah kerja di tempat lain menurut saya kurang begitu sakti untuk bisa berpindah kuadran karena resiko bekerja menjadi karyawan di perusahaan manapun nyaris sama.

Jadi untuk teman-teman saya semua, mari mulailah bagaimana berfikir dan bertindak mulai sekarang jangan hanya mengeluh karena jelas ini tidak ada gunanya, mulai berusaha berpindah kuadran, tidak hanya sekedar berpindah kerja karena berpindah kerja tidak begitu berpengaruh, mulailah merubah lingkungan anda pergaulan anda dan banyaklah membaca buku, karena dengan siapa anda bergaul dan buku apa yang anda baca sangat mempengaruhi pola pikir anda untuk menentukan masa depan anda. Anda ingin berubah ke kuadran kanan, maka bergaulah dengan orang-orang yang berada di kuadran kanan, atau dengan orang-orang yang sama-sama sejalan dalam proses ke kuadran kanan, kalau pergaulan anda tetap dengan karyawan-karyawan yang tidak mau berubah ke kuadran kanan maka anda akan sulit mewujudkan perpindahan  ke kuadran kanan.

Begitu juga dengan buku-buku yang anda baca, jika anda ingin berpindah ke kuadran kanan akan tetapi buku-buku yang anda baca adalah buku komik maka anda hanya akan menjadi seperti komik, bacalah buku-buku tentang orang-orang yang telah berhasil berpindah kuadran kanan, buat koleksi sebanyak-banyaknya, kelilingi hidupmu dengan di kawal buku-buku dari orang-orang sukses maka  pola pikir anda pun saya yakin akan menju kesana.

Berpindah Kuadran bukan hanya sekedar berpindah kerja atau mencari uang akan tetapi berpindah kudran memerlukan satu proses yang tidak sebentar akan tetapi berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, jadi kalau anda tidak mulai dari sekarang kapan lagi anda akan memulainya, jadi jangan menunda untuk memulainya.

Orang sukses bukan melakukan apa yang ia senangi saja, tapi  melakukan apa yang seharusnya ia lakukan untuk kesuksesan

»   Jangan menunda melakukan sesuatu yang baik , hanya karena kita mengira yang kita lakukan adalah sesuatu yang kecil.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 141 pengikut lainnya

Tulisan Terakhir

Mohon maaf jika artikel yang di sajikan berasal dari banyak sumber, sumber yang masih utuh saya tampilkan sumber aslinya, tapi seringkali saya lupa, mohon di maafkan. saya coba perbaiki terus kualitas dan kuantitas blog ini.
%d blogger menyukai ini: