“Allahumma tawwi umurana fi ta’atika wa ta’ati rasulika waj’alna min ibadikas salihina”

Effervescent

Effervescent

CREATED BY MAHASISWA ITP-UB 2006

Bahan Pembantu

Bahan Pengisi merupakan bahan yang ditambahkan pada proses pengolahan pangan untuk melapisi komponen – komponen flavor, meningkatkan jumlah total padatan, memperbesar volume, mempercepat proses pengeringan dan mencegah kerusakan bahan akibat panas (Master, 1998).

Dekstrin merupakan bahan pengisi yang sering digunakan dalam pembuatan effervescent. Dekstrin adalah golongan karbohidrat dengan berat molekul tinggi yang dibuat dari modifikasi pati dengan asam. Dekstrin mudah larut dalam air, lebih cepat terdispersi, tidak kental serta lebih stabil daripada pati (Pulungan dkk, 2004).

Asam Sitrat adalah asidulan yang sering digunakan untuk makanan dan minuman karena dapat memberikan kombinasi sifat yang diinginkan selain karena tersedia dalam jumlah yang besar dengan harga murah. Asidulan dapat berfungsi sebagai pemberi rasa asam, penegas rasa dan mengontrol pH (Hui, 1992).

Natrium Bikarbonat disebut juga soda kue atau baking powder berfungsi sebagai garam karbonat kering yang mampu menghasilkan karbondioksida dalam sistem effervescent Selain itu. Sodium bicarbonate harganya murah dan larut sempurna dalam air (Mohrle, 1999)..

Sukrosa atau gula pasir dikenal sebagai bubuk sweetener, yaitu bahan pemanis yang biasanya digunakan dalam jumlah yang banyak. Merupakan dissacharide yang tersusun atas D–glucopyranosil dan D-fructofuranosil, yang mudah didapat dan murah harganya. Bersifat mudah larut dalam air (semakin tinggi suhu, kelarutan semakin besar) dengan sifat sedikit higroskopis (Pulungan dkk, 2004).

Proses Pembuatan

Secara sederhana proses pembuatan tablet effervescent dapat dibagi menjadi dua tahap, yaitu proses pencampuran bahan dan proses pencetakan tablet.

Proses Pencampuran

Pada semua metode pembuatan tablet, setelah proses penimbangan komponen-komponen tablet, selalu diikuti dengan proses pencampuran berupa partikel-partikel padat. Proses ini bertujuan untuk mendapatkan massa tablet yang homogen. Tujuan ini dapat dicapai apabila fisis partikel penyusun campuran dan faktor lainnya yang mempengaruhi proses pencampurannya adalah sama. Sifat fisis partikel yang mempengaruhi proses pencampuran adalah ukuran, bentuk, densitas dan kelembaban partikel. Sedangkan faktor lainnya adalah kadar partikel. Baik proses pencampuran maupun pentabletan dilakukan pada kelembaban yang rendah (kelembaban relative atau RH dibawah 30 %). Pada proses pencampuran, bahan-bahan yang dicampurkan meliputi zat aktif, sumber karbonat, sumber asam, bahan pengikat, bahan pengisi, bahan citarasa, dan bila perlu ditambahkan pewarna (Rohdiana, 2006).

Proses pencetakan tablet

Pada prinsipnya tablet dapat dibuat melalui kempa langsung atau granulasi, baik granulasi basah dan granulasi kering. Untuk menentukan metode pembuatannya apakah dibuat kempa langsung atau granulasi sangat tergantung pada dosis dan sifat zat aktifnya. Dibandingkan dengan metode granulasi, metode kempa langsung dinilai lebih menguntungkan dalam hal penghematan waktu, peralatan, ruangan maupun energy yang dibutuhkan. Namun demikian, untuk metode kempa langsung ini, semua komponen tablet baik pengisi, pengikat, dan penghancur harus mempunyai sifat alir dn kompresibilitas yang baik. Pada proses pengempaan untuk zat aktif dengan dosis kecil hal ini menjadi masalah selama homogenitasnya sehingga perlu diperhatikan. Tetapi untuk zat aktif dengan dosis besar, jika sifat alir dan kompresibilitasnya tidak baik, maka perlu diperhatikan bahan tambahan yang efektif untuk mengatasi sifat alir dan kompresibilitasnya (Rohdiana, 2006).

Iklan

One response

  1. widha puspita sari

    boleh tidak kalau obat yg mengandung antibiotik dibuat dalam bentuk tablet effervescent,,kl blh tau selain natrium bicarbonat zat tambahan apa yg bisa dipakai selain natrium bicarbonat,,thx

    28 Juni 2012 pukul 11:41

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 140 pengikut lainnya

Tulisan Terakhir

Mohon maaf jika artikel yang di sajikan berasal dari banyak sumber, sumber yang masih utuh saya tampilkan sumber aslinya, tapi seringkali saya lupa, mohon di maafkan. saya coba perbaiki terus kualitas dan kuantitas blog ini.
%d blogger menyukai ini: