“Allahumma tawwi umurana fi ta’atika wa ta’ati rasulika waj’alna min ibadikas salihina”

SEMANGKA DAN MANAJEMEN MUTU

SISTEM MANAJEMEN MUTU PADA PEDAGANG SEMANGKA

Semangka merupakan tanaman buah berupa herba yang tumbuh merambat yang dalam bahasa Inggris disebut Water Mellon. Berasal dari daerah kering tropis dan subtropis Afrika, kemudian berkembang dengan pesat ke berbagai negara seperti: Afrika Selatan, Cina, Jepang, dan Indonesia. Semangka termasuk dalam keluarga buah labu-labuan (Cucurbitaceae) pada daerah asalnya sangat disukai oleh manusia/binatang yang ada di benua tersebut, karena banyak mengandung air, sehingga penyebarannya menjadi cepat.

Terdapat puluhan varietas/jenis semangka yang dibudidayakan, tetapi hanya beberapa jenis yang diminati para petani/konsumen. Di Indonesia varietas yang cocok dibudidayakan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu: Semangka Lokal dan Semangka Hibrida Impor yang mempunyai keunggulan tersendiri.

Berdasarkan survey lapangan yang telah kami lakukan, sistem manajemen mutu pada penjual/pedagang buah semangka yang bernama Pak Yanto dan berlokasi di jalan raya bandulan atau depannya pabrik rokok Gandum, dapat diambil beberapa catatan penting dari tahapan proses penjualan buah semangka yang erat kaitannya dengan system manajemen mutu antara lain :

  1. Pembelian buah semangka dari petani

    Buah semangka didatangkan dari daerah jember. Dalam hal ini Pak Yanto selaku pedagang buah semangka melakukan survey tersendiri dan memiliki pertimbangan layak tidaknya buah semangka (kualitas) yang sesuai untuk dipasarkan. Survey pemilihan kualitas buah semangka ini dilakukan secara keseluruhan dan menggunakan teknik sampling secara sederhana berdasarkan pengalaman menjadi pedagang buah semangka selama sekitar 5 tahun. Selain itu Pak Yanto juga melakukan pengecekan harga tingkat produsen/petani antara daerah Jember dibandingkan dengan harga di daerah Malang. Berdasarkan survey yang telah dilakukan terjadi perbedaan harga yang sangat mencolok yaitu selisih sekitar Rp 5000,00 lebih murah di daerah Jember. Selain itu kualitas buah semangka di daerah Jember lebih baik daripada kualitas buah semangka di daerah malang. Pada bulan ramadhan ini Pak Yanto melakukan pembelian/kulakan buah semangka sekitar 4 ton sedangkan pada hari-hari biasa melakukan pembelian sekitar 2-3 ton setiap kali kulakan.

  2. Sistem distribusi buah semangka dari petani ke lokasi penjualan

    Jarak yang cukup jauh antara lokasi kulakan yang berada di jember dengan lokasi penjualan di malang, sehingga memerlukan system distribusi yang baik untuk mempertahankan kualitas buah semangka. Buah semangka yang akan didistribusikan dikemas terlebih dahulu dalam keranjang yang dilapisi jerami agar tidak terjadi benturan antar buah semangka yang lain. Dalam setiap keranjang mampu menampung 6-8 buah semangka Pengiriman ini dilakukan dengan menggunakan alat transportasi berupa truk. Fungsi penambahan jerami pada keranjang sewaktu pendistribusian buah semangka bertujuan untuk menghindari kerusakan mekanik (memar dan pecah akibat benturan dan tekanan yang terlalu tinggi.

    1. Penyortiran buah semangka

    Setelah sampai di lokasi penjualan, Pak Yanto melakukan penyortiran buah semangka berdasarkan berat, warna, dan kelayakan untuk dijual. Penyortiran dan penggolongan buah semangka berdasarkan berat dilakukan dalam beberapa klas antara lain:

    1) Kelas A: berat buah semangka lebih dari 4 kg

    2) Kelas B: berat buah semangka antara 2-4 kg

    3) Kelas C: berat buah semangka kurang dari 2 kg

    Penyortiran buah semangka berdasarkan warna kulit bertujuan untuk mengetahui jenis semangka tanpa biji dan semangka berbiji. Buah semangka tanpa biji mempunyai warna yang lebih cerah dan motif yang lebih polos. Sedangkan buah semangka berbiji memiliki warna hijau yang lebih gelap.

    Semangka tanpa biji Semangka berbiji

    Penyortiran buah semangka berdasarkan kelayakan jualnya meliputi produk yang mempunyai kualitas baik dengan buah semangka yang rusak. Produk yang mempunyai kualitas yang baik dapat langsung dipasarkan ke pembeli, sedangkan produk yang rusak akibat proses distribusi misal pecah dan memar dijual dengan harga yang lebih murah. Sedangkan buah semangka yang memiliki tingkat kerusakan yang parah misal busuk lansung dibuang. Tingkat kerusakan buah semangka yang parah ini tidak lebih dari 5%.

    Semangka kualitas kurang baik.

    1. Penyimpanan dan Penjualan

    Proses penyimpanan buah semangka dilakukan di lokasi yang sama dengan tempat penjualan dengan ukuran 4×6 meter. Sebelum di lakukan penyimpanan,buah semangka di bersihkan dengan mengguanakan kain lap yang bertujuan untuk mengurangi kontaminasi awal dan untuk memperbaiki penampakan visual buah semangka agar dapat menarik minat beli konsumen. Penyimpanan ini dilakukan pada rak kayu beralaskan jerami dengan tujuan agar buah semangka tidak mengalami kerusakan fisik sepeti memar dan pecah akibat benturan. Penyimpanan dalam rak bertujuan untuk mengurangi kontak langsung dengan tanah yang dapat menyebabkan buah semangka tercemar kontaminan pembusuk. Selain itu,pada dinding ruang penyimpanan telah dilapisi terpal plastic yang berfungsi mencegah meningkatnya kelembaban udara yang dapat mempercepat kerusakan buah semangka.


    System penyimpanan buah semangka

    Dalam melakukan system penjualan buah semangka, Pak Yanto mengutamakan pelayanan yang ramah kepada konsumen untuk memenuhi kepuasan konsumen. Dalam melayani konsumen atau pembeli, Pak Yanto berusaha untuk tidak melakukan kecurangan agar konsumen tidak jera beli di tempatnya. Selain itu,bagi pembeli yang awam akan kualitas buah semangka yang baik, Pak Yanto akan memilihkan buah semangka yang sesuai dengan keinginan konsumen.

    Untuk harga semangka yang dijual, Pak Yanto menjual dengan harga sebesar Rp.3000,00 per kilogram yang dapat ditawar oleh pembeli. Dalam sehari Pak Yanto mampu menjual sekitar 200kg buah semangka. System pemasaran buah semangka Pak Yanto dilakukan dengan cara dititipkan pada kios-kios buah yang banyak terdapat Jalan Raya Bandulan selain dijual di kiosnya sendiri dengan system bagi hasil. System pemasaran ini bertujuan untuk memperluas jangkauan penjualan.

    Dalam berjualan di kiosnya, Pak Yanto dibantu oleh putrinya. Hal ini bertujuan untuk memudahkan Pak Yanto melayani pembeli dan menarik konsumen. Selain itu, memiliki tujuan jangka panjang untuk regenerasi usaha Pak Yanto.


    Kios penjualan Pak Yanto

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 142 pengikut lainnya

Tulisan Terakhir

Mohon maaf jika artikel yang di sajikan berasal dari banyak sumber, sumber yang masih utuh saya tampilkan sumber aslinya, tapi seringkali saya lupa, mohon di maafkan. saya coba perbaiki terus kualitas dan kuantitas blog ini.
%d blogger menyukai ini: